PENGGANTI ANTAR-WAKTU. Anggota DPRD Sulsel periode 2014-2019 Pengganti antar-waktu (PAW), searah jarum jam dari kiri atas Fadriati AS, Rismawati Kadir Nyampa, Kadir Halid, Mukhtar Badewing. Arfan AB, Andi Zunnun Nurdin Halid, dan Andi Hery Attas.
---------
Jumat,
09 Februari 2018
Sudah Tujuh Anggota
DPRD Sulsel yang di-PAW
-
Rizal Saleh: Ada
Lagi Empat Orang yang Mengundurkan Diri
MAKASSAR,
(PEDOMAN KARYA).
Hingga Februari 2018, tercatat sudah tujuh Anggota DPRD Sulsel periode
2014-2019 yang diganti oleh Pengganti antar-waktu (PAW), baik karena meninggal
dunia, maupun karena mengundurkan setelah maju bertarung pada Pemilihan Umum
Kepala Daerah (Pilkada).
“Dari tujuh anggota DPRD Sulsel
tersebut, tiga orang diganti karena meninggal dunia dan empat orang diganti
karena mengundurkan diri setelah maju dalam Pilkada kabupaten kota,” jelas
Sekretaris DPRD Sulsel, Andi Muhammad Rizal Saleh, didampingi Kabag
Perundang-undangan dan Informasi, Surya Darma, kepada “Pedoman Karya”, di
Makassar, Kamis, 08 Februari 2018.
Ke-3 Anggota DPRD Sulsel yang meninggal dunia
yaitu Hamka Hidayat (Partai Demokrat, digantikan oleh Fadriati AS), Muslimin
Daud (Partai Gerindra, digantikan oleh Andi Hery Attas), dan Yushar Huduri (Partai
Golkar, digantikan oleh Andi Zunnun Nurdin Halid).
Empat Anggota DPRD Sulsel yang
mengundurkan diri karena maju Pilkada kabupaten dan kota, yaitu Tenri Olle Yasin
Limpo (Partai Golkar, maju sebagai Calon Bupati Gowa, digantikan oleh Rismawati
Kadir Nyampa), Adnan Purichta Ichsan (Partai Golkar, maju dan terpilih sebagai Bupati
Gowa, digantikan oleh Kadir Halid).
Selanjutnya, Edy Manaf (Partai Amanat
Nasional/PAN, maju sebagai Calon Wakil Bupati Bulukumba, digantikan oleh Mukhtar
Badewing), serta Sangkala Taepe (PAN, maju sebagai Calon Bupati Pangkep,
digantikan oleh Irfan AB).
Empat
Mengundurkan Diri
Rizal mengatakan, menghadapi Pilkada
kabupaten dan kota se-Sulsel 2018, ada empat orang lagi Anggota DPRD Sulsel yang
mengundurkan diri.
Mereka adalah Pangerang Rahim (Partai
Golkar, maju sebagai Calon Wakil Walikota Parepare mendampingi Taufan Pawe),
Sugiarti Mangun Karim (Partai Persatuan Pembangunan/PPP, maju sebagai Calon
Bupati Bantaeng berpasangan dengan Andi Mappatoba Karaeng Ali), Rahmatika Dewi
Y (Partai Nasdem, maju sebagai Calon Wakil Walikota Makassar mendampingi Munafri
Arifuddin), serta Anwar Sadat bin Abdul Malik (Partai Kebangkitan Bangsa/PKB,
maju sebagai sebagai Calon Wakil Bupati Wajo mendampingi Baso Rahmanuddin
Makkaraka).
“Mereka sudah mengajukan pengunduran
diri sebagai Anggota DPRD Sulsel, tetapi pengunduran diri mereka baru akan
diproses lebih lanjut kalau sudah penetapan dari KPU,” jelas Rizal Saleh. (win)