Puluhan Kepala Desa di Bulukumba Diperpanjang Masa Jabatannya Hingga Tahun 2030

PERPANJANGAN MASA JABATAN. Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf, didampingi Wakil Bupati Andi Edy Manaf, menyalami salah seorang kepala desa dari 104 kepala desa yang dikukuhkan dan diperpanjang masa jabatannya, di Lapangan Pemuda Bulukumba, Kamis, 04 Juli 2024.(Foto: Humas Pemkab Bulukumba)

 

-----

Kamis, 04 Juli 2024

 

Puluhan Kepala Desa di Bulukumba Diperpanjang Masa Jabatannya Hingga Tahun 2030

 

BULUKUMBA, (PEDOMAN KARYA). Sebanyak 104 kepala desa di Bulukumba diperpanjang masa jabatannya, 31 kepala desa di antaranya diperpanjang hingga tahun 2030, 59 kepala desa diperpanjang masa jabatannya hingga tahun 2028, dan 14 kepala desa diperpanjang masa jabatannya hingga tahun 2026.

Masa jabatan kepala desa sebelumnya hanya 6 (enam) tahun dan kemudian diperpanjang menjadi 8 (delapan tahun). Pengukuhan dan penyerahan Surat Keputusan (SK) Bupati Bulukumba, digelar di Lapangan Pemuda Bulukumba, Kamis, 04 Juli 2024.

Selain mengukuhkan perpanjangan masa jabatan kepala desa, Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf juga mengukuhkan perwakilan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) pada 104 desa tersebut.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Bulukumba, Andi Utta (sapaan akrab Andi Muchtar) menyampaikan selamat dan sukses kepada para kepala desa dan unsur BPD yang diperpanjang amanahnya menjadi 8 tahun.

Bupati berlatar pengusaha ini berharap agar perpanjangan pengabdian juga bisa berdampak pada kemajuan desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

“Bagi kepala desa yang dikukuhkan kembali atau mendapat bonus dua tahun tanpa Pilkades, maka kita harapkan kinerjanya semakin ditingkatkan, bahkan justru harus menambah speed (kecepatan, red) kerjanya dalam membangun desa, karena saudara telah memiliki pengalaman,” kata Andi Utta.

Para kepala desa, katanya, harus lebih inovatif dan mendorong warganya lebih produktif dengan memaksimalkan potensi sumber daya yang ada di desa. Menurutnya, peningkatan ekonomi masyarakat harus menjadi prioritas, oleh karena sektor ekonomi ini yang mempengaruhi sektor kehidupan lainnya.

“Jika ekonomi baik, maka pendidikan dan kesehatan warga akan menjadi baik, begitu pula jika ekonomi warga baik, maka stabilitas dan keamanan juga akan lebih baik,” ujar Andi Utta.

Dalam memberikan pelayanan, kata Andi Utta lagi, pemerintah desa dan BPD tidak boleh melakukan diskriminasi, semua harus dilayani dengan baik sesuai aturan dan prosedur. Ia menyebut pemerintah desa dan pemerintah daerah adalah satu kesatuan dalam sistem pemerintahan.

Seusai pengukuhan, Ketua DPC APDESI Bulukumba Rais Abdul Salam mengaku bersyukur para kepala desa telah dikukuhkan kembali dengan masa jabatan 8 tahun.

Hal itu juga katanya, tak terlepas dari peran para kepala desa di Bulukumba, yang sama-sama telah memperjuangkan aspirasi ke pemerintah pusat.

“Alhamdulillah aspirasi teman-teman pada kepala desa diterima dengan baik. Dan hari ini, kita dikukuhkan dengan masa jabatan delapan tahun,” kata Rais.

Rais Abdul Salam yang menjabat Kepala Desa Bonto Bulaeng, Kecamatan Bulukumpa, mengatakan APDESI akan bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memajukan Bulukumba tercinta.

“Insya Allah kita akan terus berupaya berkolaborasi dengan baik,” jelas kepala desa yang akrab disapa Aplus.

Pengukuhan perpanjangan masa jabatan kepala desa dan BPD dihadiri Wakil Bupati Bulukumba Andi Edy Manaf, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Muhammad Ali Saleng, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Hj Hamrina A Muri, beberapa pimpinan OPD, Camat, hingga ketua TP-PKK se Kabupaten Bulukumba.

Seusai pengukuhan, para kepala desa menuju lantai 4 Gedung Pinisi untuk santap bersama. Di gedung ini, Bupati Andi Utta berdialog dengan kepala desa yang telah dikukuhkan.

Diketahui ada 109 desa di Kabupaten Bulukumba, namun kepala desa yang dikukuhkan hanya 104 desa. Lima desa yang tersisa, 3 di antaranya baru saja melaksanakan Pilkades PAW pada 01 Juli 2024 yang lalu yaitu Desa Tambangan, Desa Caramming dan Desa Balang Taroang, sementara dua desa lainnya masih dijabat oleh pelaksana tugas karena kepala desanya baru baru meninggal dunia. (dar)


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama